Mahasiswi UNISBA Teliti Praktik Pernikahan LDII untuk Skripsi

CIMAHI, 31/12/2025 – Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Cimahi menerima kunjungan mahasiswi Universitas Islam Bandung (UNISBA), Ericca Maylina Lesgymnastio, Rabu (31/12/2025) sore. Kedatangan mahasiswi tersebut dalam rangka penelitian tugas akhir dengan judul ” Analisis Teori ‘Urf dalam Islam terhadap Praktik Pernikahan kafa’ah LDII

Ketua DPD LDII Cimahi, Dwi Hartono, menyambut baik penelitian tersebut. Menurutnya, kesempatan ini menjadi sarana bagi LDII untuk menyampaikan informasi langsung kepada masyarakat luas mengenai pelaksanaan proses pernikahan dalam organisasi tersebut.

“Ini sangat bagus sekali. Dengan adanya hal ini, LDII bisa menyampaikan kepada masyarakat yang lebih luas lagi bagaimana pelaksanaan proses pernikahan yang ada di LDII, sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi dengan jelas, tidak dari kata orang, tapi dari LDII sendiri,” ujar Dwi Hartono.

Untuk memberikan penjelasan komprehensif, Dwi didampingi oleh Bidang Pendidikan Agama dan Dakwah beserta tim PNKB yang merupakan pokja membidangi tentang pernikahan.

Dwi menilai penelitian akademis seperti ini memiliki arti penting bagi LDII. Ia menyebut referensi ilmiah mengenai LDII masih minim. “Narasi atau tulisan yang dibuat dari kalangan LDII itu minim. Dengan adanya seperti ini, jadi membantu kami untuk mensyiarkan LDII,” katanya.

DPD LDII Cimahi berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap penelitian Ericca, termasuk penyediaan data yang dibutuhkan. Dwi menegaskan LDII terbuka untuk masyarakat umum dan siap memberikan penjelasan langsung guna meluruskan stigma negatif  yang berkembang di masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya penjelasan langsung dari DPD LDII, masyarakat akan lebih jelas, kemudian stigma-stigma buruk dari masyarakat itu bisa kita buktikan tidak benar,” ujarnya.

Sementara itu, Ericca menjelaskan alasan memilih LDII sebagai objek penelitiannya. Ia mengetahui LDII dan konsep pernikahannya dari seorang teman yang merupakan warga LDII. Setelah melakukan riset melalui internet, Ericca menemukan banyak pembahasan mengenai pernikahan LDII, mulai dari konsep kafa’ah hingga perjodohan.

“Saya tertarik meneliti tentang hukum adat. Saya memilih LDII karena tidak sulit untuk mencari datanya. LDII sendiri lingkupnya sudah terbagi di setiap daerahnya, sehingga lebih efisien,” kata Ericca.

Mahasiswi tersebut berharap penelitiannya dapat membantu menyebarkan informasi yang benar mengenai LDII dan meluruskan opini yang keliru di masyarakat. “Saya juga bisa membantu meluruskan bagaimana LDII yang sebenarnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *