
CIMAHI – Suasana khidmat mewarnai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di lingkungan Pondok Pesantren Yayasan Baitul Izzah, Sabtu (2/5/2026). Upacara yang diikuti seluruh siswa-siswi SMA Baitul Izzah Boarding School (BIBS) beserta para guru itu berlangsung sejak pukul 07.00 WIB.SMA BIBS merupakan sekolah menengah atas di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Cimahi.
Upacara dihadiri oleh Wakil Ketua DPD LDII Kota Cimahi Fauzan Hadi dan Jajaran Yayasan Baitul Izzah Cimahi dengan Pembina Upacara Danramil 0911 Kapten Infanteri Saoda.Dalam amanatnya, Kapten Infanteri Saoda menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan Pondasi yang tidak dapat dipisahkan dari proses pendidikan secara keseluruhan.
Ia mengingatkan bahwa pembentukan sikap dan perilaku seseorang dimulai sejak masa sekolah dasar dan terus berlanjut pada jenjang berikutnya.”Makna Hardiknas bagi saya sangat bermakna dalam kehidupan mendidik, baik secara ilmu pengetahuan, teknologi, maupun akhlak manusia sebagai dasarnya,” ujar Kapten Saoda.
“Akhlak itulah pondasi dari pendidikan.”Kapten Saoda juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan. Sebagai Danramil, ia menyebut bahwa TNI melalui Koramil secara aktif berkolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan termasuk LDII dalam memberikan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada generasi muda.
“Masa depan bangsa tergantung kepada generasi yang saat ini sedang dididik. Persaingan global di tengah teknologi yang makin berkembang juga penuh tantangan,” tegasnya. Ia pun berpesan agar para siswa memanfaatkan sebaik-baiknya waktu belajar mereka sebagai kesempatan untuk bertanya dan menimba ilmu.
Senada dengan itu, Wakil Ketua LDII Kota Cimahi Fauzan Hadi menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas harus mampu menginspirasi generasi muda untuk meneladani semangat Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional, yang dikenal melalui semboyannya Tut Wuri Handayani.
“Dengan memperingati upacara hari ini, agar anak-anak terinspirasi oleh para pahlawan Indonesia, sehingga memberikan motivasi mereka untuk bisa belajar,” kata Fauzan.Ia menjelaskan bahwa LDII Kota Cimahi telah berkomitmen di bidang pendidikan dengan membangun lembaga pendidikan formal, mulai dari jenjang SMP hingga SMA, salah satunya SMA BIBS.
Hal itu, menurutnya, merupakan bagian dari upaya LDII mempersiapkan generasi penerus bangsa menjelang bonus demografi Indonesia pada 2045.Fauzan turut mendorong generasi muda LDII untuk terus mengembangkan potensi diri dan membina akhlak. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, ia menilai ada dua kemampuan yang perlu menjadi fokus utama anak muda saat ini.”Yang bisa difokuskan generasi muda di zaman sekarang adalah kecerdasan artificial intelligence (AI) dan kemampuan berbahasa,” ujarnya.
Peringatan Hardiknas di lingkungan BIBS tahun ini pun menjadi momentum bagi seluruh civitas untuk merefleksikan kembali makna pendidikan bukan hanya sebagai transfer ilmu pengetahuan, tetapi sebagai proses pembentukan manusia yang berakhlak, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
