
CIMAHI, 31/12/25 — Generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Cimahi menggelar pengajian akhir tahun pada Selasa (31/12/2025) malam. Kegiatan yang diikuti peserta dari tingkat pra-remaja hingga usia mandiri ini merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran LDII di Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Cimahi, Dwi Hartono, menyatakan kebanggaannya melihat antusiasme generasi muda mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif. “Ini sangat membanggakan. Di sisi lain anak-anak muda malam ini beredar ke mana-mana, alhamdulillah generasi muda LDII berkumpul di sini membuat kegiatan,” ujarnya.
Menurut Dwi, kegiatan ini menjadi penting di tengah derasnya arus informasi dari media sosial dan pengaruh luar. “Agama adalah nomor satu, agama adalah filter. Sementara media sosial dan pengaruh di luar sana begitu derasnya. Jika tidak ada filter agama, semuanya bablas,” katanya.

Dwi menjelaskan, LDII Cimahi mengupayakan agar setiap generasi mudanya memahami agama dengan baik. Dengan pemahaman agama yang kuat, orang tua tidak perlu khawatir berlebihan karena anak-anak telah memiliki filter dalam diri mereka sendiri.
“Sesuai dalil, zaman yang akan datang akan lebih buruk dari sebelumnya. Tetapi kami berharap dengan pembinaan intensif ini, pemahaman agama dan akhlakul karimah anak-anak semakin bagus dari tahun ke tahun,” tuturnya.
Ia berharap, dengan dukungan fasilitas dan upaya para pengurus, generasi muda LDII dapat menjadi sosok yang berakhlak mulia sekaligus mandiri, sesuai dengan konsep “trisukses generus” yang menjadi pegangan organisasi.
Fadhel Muhammad Abrori, salah seorang peserta, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Senang banget karena di akhir tahun ini, walaupun acaranya pengajian, tapi dibungkus juga dengan hal yang menarik,” katanya.
Remaja tersebut menyebut sesi cerdas cermat sebagai bagian paling seru karena memberi kesempatan berdiskusi dan saling mengenal dengan peserta lain. Ia menilai, pengajian akhir tahun sangat penting sebagai alternatif kegiatan positif bagi anak muda di tengah maraknya aktivitas negatif saat pergantian tahun.
“Di luar sana banyak hal-hal negatif yang biasanya dilakukan anak-anak muda pas pergantian akhir tahun. Nah, di sini kita benar-benar diarahkan dan difasilitasi untuk hal-hal positif tapi tetap menarik,” ungkap Fadhel. Setiap Pengurus Cabang (PC) dan Pengur

