
Cimahi, 6/9/2025 – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Cimahi dengan memenuhi undangan dari Senkom Mitra Polri untuk menghadiri kegiatan donor darah dan pelatihan mitigasi bencana gempa bumi yang diselenggarakan di Yayasan Baitul Izzah Cipageran, Kota Cimahi, pada hari Sabtu (6/9/2025)
Kegiatan kemanusiaan ini merupakan kerjasama senkom mitra polri bersama BPBD Kota Cimahi dan dilaksanakan dilingkungan naungan LDII Kota Cimahi
Kehadiran LDII Cimahi dalam acara ini menjadi bukti nyata komitmen organisasi keagamaan tersebut dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan. Anda Lusia, Wakil Ketua DPD LDII Kota Cimahi, mengungkapkan motivasi organisasinya dalam merespons undangan Senkom.
“Diharapkan dapat menyentuh hati masyarakat yang ada di lingkungan sekitar BIBS, sehingga mau mendonorkan darahnya untuk membantu sesama,” kata Anda Lusia.

LDII tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga berkomitmen untuk memperluas jangkauan kegiatan serupa. “Kita di PC dan PAC menyampaikan agar kegiatan ini dapat disebarluaskan dan diharapkan organisasi lain juga dapat berperan aktif dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Teddy Wira Bhuana, Ketua Senkom Kota Cimahi, mengapresiasi respons LDII. “Harapan kami ingin mendata siapa saja dari organisasi Senkom, Persinas ASAD, ataupun Muslimah LDII yang membutuhkan donor darah. Rekan-rekan kita sudah siap mendonorkan,” ujarnya.
Terkait mitigasi bencana, Bhuana menekankan urgensi kegiatan ini. “Karena isu Sesar Lembang sedang menggeliat, maka kita bekerja sama dengan BPBD mengadakan kegiatan mitigasi bencana alam.”
Kehadiran LDII dan organisasi lainnya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Cimahi. Ajat Sudrajat, Kepala Bidang Poldagri dan Organisasi Masyarakat Kesbangpol Kota Cimahi, menegaskan peran penting instansinya dalam mendukung kerja sama ini.
Ajat Sudrajat dari Kesbangpol Kota Cimahi mengapresiasi kolaborasi ini. “Senkom organisasi yang aktif dan dekat dengan masyarakat. Komunikasi dengan kesbang lancar, aktif mendorong partisipasi masyarakat,” katanya. Ia berharap ada peningkatan skala kegiatan serupa dan edukasi mitigasi bencana di Cipageran yang rawan bencana.
Deny Supriatna dari BPBD Kota Cimahi menegaskan landasan kegiatan ini. “Kami menindaklanjuti UU No. 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, bahwa masyarakat wajib mendapat perlindungan dari ancaman bahaya bencana.”
Mengingat 6 kali guncangan di Cimahi pada Agustus lalu, BPBD telah menyiapkan SK Walikota tentang siaga darurat gempa bumi dan menghimbau seluruh masyarakat melaksanakan kesiapsiagaan.

Abdul Aziz Nofel Siboto, siswa kelas 12 SMA BIBS, sekaligus peserta yang mengikuti pelatihan. berharap masyarakat teredukasi dan Senkom rescue lebih tanggap saat bencana. “Pelatihan membalut luka yang diajarkan sangat bermanfaat untuk seluruh masyarakat dan kelak bisa lebih menolong sesama,” ungkapnya.
Kehadiran LDII Cimahi dalam memenuhi undangan Senkom Mitra Polri menunjukkan model kolaborasi yang efektif antara organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah dalam menghadapi tantangan kemanusiaan.
