
Cimahi 21/12/25 — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Daerah Pemilihan Daerah (DPD) Kota Cimahi menggelar malam inagurasi pelantikan kepengurusan periode 2025-2028 di Auditorium Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Minggu (21/1/2025). Sultan Muhajid Abdul Jabbar, S.AB., resmi dilantik sebagai Ketua DPD KNPI Kota Cimahi menggantikan kepengurusan sebelumnya.

Acara pelantikan yang dihadiri Ketua KNPI Jawa Barat Ridwansyah Yusuf tersebut juga menandai pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru. Dalam struktur kepengurusan periode ini, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) turut berkontribusi di Bidang Ketenagakerjaan melalui Wakil Sekretaris Budi Utomo, S.E., serta anggota Muhamad Enggartiarstanto, S.I.Kom., dan Brian Fajar Ismail, S.E.
“Acara inaugurasi ini spektakuler, megah, dan luar biasa meriah,” ujar Budi Utomo saat diwawancarai usai acara pelantikan.
Budi Utomo menjelaskan, pihaknya akan menggagas program pengembangan 29 karakter luhur sebagai kontribusi LDII untuk membentuk karakter pemuda yang lebih baik. Gagasan ini, menurutnya, disambut baik oleh ketua terpilih.
“Harapannya, KNPI bisa menjadi wadah penghubung antara pemuda Kota Cimahi dengan pemerintah,” katanya.
Sebagai perwakilan LDII, Budi menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk mempelajari 29 karakter luhur dan menjauhi narkoba yang identik dengan permasalahan pemuda. Ia juga mendorong anak muda untuk aktif berorganisasi agar terbentuk sikap kritis dan berani berpendapat.

Ketua terpilih Sultan Muhajid Abdul Jabbar mengungkapkan telah berdiskusi intensif dengan LDII dan menemukan sinergi yang baik, khususnya di bidang ekonomi. Menurutnya, kerja sama dengan LDII harus konkret, tidak hanya sekadar pelatihan atau berorganisasi, tetapi juga menjalin silaturahim dan kolaborasi personal.
Sultan memperkenalkan program unggulan bernama Aktivis Preneur yang bertujuan mengalihkan perhatian generasi muda dari permasalahan yang marak terjadi seperti judi online dan pinjaman online (pinjol).

“Orang-orang yang terjerumus dalam hal tersebut karena minimnya literasi finansial. Distraksi anak muda zaman sekarang lebih variatif jenisnya. Pola hidup berubah, pola mimpi berubah, pola bekerja berubah, dan pola berkehidupan pun berubah,” ujarnya.
Sultan menilai, perubahan tersebut harus disiapkan dengan baik. Mereka yang terjerumus ke ranah negatif adalah orang-orang yang belum tersentuh program kepemudaan. Sebagai organisasi yang bergerak di ranah kepemudaan, KNPI bertanggung jawab mencerdaskan, memberitahu, dan menawarkan hal-hal positif.
“Program Aktivis Preneur ini ingin membuat anak muda tidak hanya kritis di forum, tetapi juga kuat secara ekonomi. Dari pada menyalahkan, lebih baik kita menawarkan hal lain, entah itu seminar atau program lainnya,” jelasnya.
Sultan berharap KNPI dapat menumbuhkan jiwa aktivis preneur pada generasi muda, yaitu sosok yang kuat dalam kritisasi, pergerakan, dan kepedulian sosial, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneurship.
“Mau sepintar apa pun, kalau daya ekonomi lemah ya susah juga. Makanya kita ingin menyeimbangkan antara aktivis sosial dan entrepreneur yang mempelajari ekonomi berdikari anak muda,” pungkasnya.
