
CIMAHI, SELASA (17/3/2026) — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Leuwigajah, mengunjungi Masjid Nur Rohman, Leuwigajah. Dalam agenda tarlingnya di malam ke 28 ramadhan 1447H/selasa,17 maret 2026M ketua MUI kel. Leuwigajah kota cimahi ( tengah ) Dr. KH. Agus Suyadi Raharusun, Lc., M. Ag. yg juga dosen UIN sunan gunung jati mengatakan dlm tausiyahnya dari 70 masjid di kelurahan ini, hanya masjid masjid LDII lah yg setiap tahun dlm bulan ramadhan konsisten itikaf dlm mencari keutamaan malam lailatul qodar. Kunjungan ini disambut hangat oleh pengurus PAC LDII Kelurahan Leuwigajah.
Agus menyebut kegiatan itu sebagai “silaturahim keliling” bukan sekadar tarawih keliling karena esensinya adalah mempererat hubungan dengan jamaah di masjid-masjid wilayah Leuwigajah. Dari sekitar 70 masjid yang tersebar di kelurahan itu, seluruhnya menjadi sasaran kunjungan. “Kami ingin melihat agenda keumatan yang dilaksanakan oleh masing-masing pengurus masjid dan masyarakat sekitar yang menghidupkan nuansa Ramadan ini,” ujarnya.

Masjid Nur Rohman menjadi salah satu titik yang meninggalkan kesan tersendiri bagi Agus. Ia mengamati program “5 Sukses Ramadan” yang digaungkan LDII meliputi sukses puasa, tarawih, tadarus, lailatul qadar, dan zakat fitrah dan menilai program itu bukan sekadar slogan. “Ada miniatur yang ditampakkan, ada praktik yang diekspose. Ini menunjukkan keseriusan dan adanya pola untuk mengarahkan umat menuju satu titik dalam agenda keumatan,” katanya.
Perhatiannya juga tertuju pada pola pembinaan generasi muda yang ia saksikan di lingkungan LDII. Menurutnya, pola itu tampak dibangun secara sistemik dan dirumuskan dengan serius. “Apa yang dilakukan LDII sudah memberikan inspirasi, pola, dan konsep yang selayaknya dipelajari dan diimitasi oleh semua kalangan dalam upaya mempersiapkan pemimpin kita di masa depan,” tuturnya.
Agus turut mengapresiasi majalah Nuansa yang secara rutin diberikan pengurus LDII kepadanya. Ia menilai majalah itu bukan sekadar dokumentasi kegiatan, melainkan sumber inspirasi rancangan program keumatan yang responsif terhadap persoalan bangsa. “Mudah-mudahan Nuansa memberikan nuansa terbaik bagi bangsa ini,” ujarnya.
Ketua PAC LDII Kelurahan Leuwigajah, Rustandi, mengungkapkan bahwa kehadiran MUI malam itu terasa istimewa. Ia menyebut, sudah tiga tahun pihaknya menantikan kunjungan langsung MUI ke masjid mereka. Yang membuatnya lebih berkesan, kali ini inisiatif datang dari MUI sendiri. “Bahkan tahun ini beliau yang minta,” katanya.

Rustandi juga menyampaikan rasa syukurnya atas buku yang diberikan Ketua MUI Kota Cimahi sebagai cinderamata dalam kunjungan itu. “InsyaAllah bisa kita serap ilmunya untuk ke depannya,” ujarnya.
Ia berharap jalinan silaturahim ini terus berlanjut, tidak hanya dengan MUI, tetapi juga dengan kelurahan dan berbagai elemen masyarakat lainnya. “Kita ingin menjalin kebersamaan yang baik,” katanya.
